Perjuangan Si Anak Emas
Rian adalah anak desa yang lahir dari keluarga sederhana. Namun, ia memiliki tekad yang kuat untuk mengubah nasibnya. Ia sering disebut sebagai **anak emas** di sekolah karena kecerdasan dan prestasinya yang luar biasa. Ia selalu menjadi **bintang kelas** dan meraih juara di setiap perlombaan sains. Meski begitu, Rian tidak pernah **besar kepala**. Ia tetap rendah hati dan suka membantu teman-temannya yang kesulitan belajar.
Suatu hari, sekolahnya mengadakan olimpiade sains tingkat nasional. Rian sangat ingin ikut, tetapi ia tahu bahwa biaya untuk mengikuti acara tersebut tidak sedikit. Ayahnya, seorang petani, harus **banting tulang** siang dan malam untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Rian tidak ingin menjadi **tangan kosong** dan membebani orang tuanya. Ia mencari cara untuk mendapatkan uang sendiri dengan membantu tetangga mengangkut hasil kebun dan mengajar les privat. Akhirnya, Rian berhasil mengumpulkan uang yang cukup.
Di hari olimpiade, Rian **berkeringat dingin** karena tegang. Ia melihat pesaingnya yang datang dari kota besar dan terlihat sangat percaya diri. Namun, Rian **menarik napas dalam-dalam** dan mengingat semua perjuangannya. Ia mengerjakan soal dengan teliti dan percaya diri. Hasilnya, Rian berhasil meraih medali emas. Ia pulang dengan bangga dan tidak menyangka akan mendapatkan sambutan hangat dari seluruh warga desa. **Buah tangan** yang ia bawa tidak hanya medali, tetapi juga kebanggaan bagi desanya. Cerita Rian menjadi **buah bibir** semua orang, menginspirasi banyak anak lain untuk terus berjuang.