Menyimpan...
30:00
Soal 1/20
Matematika - Peluang Dan Frekuensi Relatif
BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 1 ID: #671

Sebuah dadu dilempar satu kali. Berapakah peluang muncul mata dadu genap?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 2 ID: #672

Dalam sebuah kantong terdapat 5 kelereng merah, 3 kelereng biru, dan 2 kelereng hijau. Jika diambil satu kelereng secara acak, berapakah peluang terambilnya kelereng merah?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 3 ID: #673

Sebuah koin dilempar sebanyak 100 kali. Jika sisi angka muncul sebanyak 48 kali, berapakah frekuensi relatif munculnya sisi gambar?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 4 ID: #674

Dalam sebuah undian berhadiah, terdapat 50 tiket yang dijual. Jika Budi membeli 5 tiket, berapakah peluang Budi memenangkan undian?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 5 ID: #675

Peluang seorang siswa lulus ujian adalah 0,85. Berapakah peluang siswa tersebut tidak lulus?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 6 ID: #676

Sebuah dadu dilempar sebanyak 20 kali. Jika mata dadu 5 muncul sebanyak 4 kali, berapakah frekuensi relatif munculnya mata dadu 5?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 7 ID: #677

Pada sebuah kartu remi (tanpa Joker) yang berjumlah 52 kartu, jika diambil satu kartu secara acak, berapakah peluang terambilnya kartu As?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 8 ID: #678

Jika peluang suatu kejadian adalah 0,6, dan kejadian tersebut terjadi sebanyak 18 kali, maka berapakah perkiraan jumlah percobaan yang dilakukan?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 9 ID: #679

Sebuah kantong berisi bola bernomor 1 sampai 10. Jika diambil sebuah bola secara acak, berapakah peluang terambilnya bola dengan nomor ganjil?

BACAAN / STIMULUS

Peluang dan Frekuensi Relatif

Peluang adalah konsep matematika yang digunakan untuk mengukur kemungkinan terjadinya suatu kejadian. Peluang suatu kejadian ($$P(A)$$) dihitung sebagai rasio antara jumlah hasil yang menguntungkan ($$n(A)$$) dan jumlah semua kemungkinan hasil ($$n(S)$$) dalam ruang sampel. Rumusnya adalah $$P(A) = \frac{n(A)}{n(S)}$$. Nilai peluang selalu berada di antara 0 dan 1, di mana 0 berarti kejadian mustahil terjadi dan 1 berarti kejadian pasti terjadi.

Sementara itu, frekuensi relatif adalah perbandingan antara banyak kali suatu kejadian muncul dalam serangkaian percobaan dan jumlah total percobaan yang dilakukan. Frekuensi relatif sering digunakan untuk menaksir peluang suatu kejadian dalam konteks nyata. Frekuensi relatif mendekati nilai peluang seiring dengan bertambahnya jumlah percobaan.

Contoh Ruang Sampel (Dadu): {1, 2, 3, 4, 5, 6} H Contoh Ruang Sampel (Koin): {Gambar, Angka}

Memahami peluang dan frekuensi relatif sangat penting dalam berbagai bidang, seperti permainan, ilmu pengetahuan, asuransi, dan pengambilan keputusan. Ini memungkinkan kita untuk menganalisis risiko dan memprediksi hasil dari peristiwa-peristiwa acak.

Pertanyaan 10 ID: #680

Frekuensi relatif munculnya mata dadu 6 dari 30 kali pelemparan adalah 0,2. Berapa kali mata dadu 6 muncul?

Pertanyaan 11 ID: #1711

Sebuah dadu bersisi 6 dilempar sekali.

Pernyataan: Peluang muncul angka ganjil adalah \( \frac{3}{6} = \frac{1}{2} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang muncul angka ganjil adalah 1/2

2. Peluang muncul angka ganjil bukan 1/2

Pertanyaan 12 ID: #1712

Dalam sebuah kotak terdapat 5 bola merah dan 3 bola biru. Diambil 1 bola secara acak.

Pernyataan: Peluang terambil bola merah adalah \( \frac{5}{8} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang terambil bola merah adalah 5/8

2. Peluang terambil bola merah bukan 5/8

Pertanyaan 13 ID: #1713

Sebuah koin logam dilempar 100 kali dan muncul gambar sebanyak 48 kali.

Pernyataan: Frekuensi relatif muncul gambar adalah 0,48. Tentukan benar atau salah.

1. Frekuensi relatif muncul gambar adalah 0,48

2. Frekuensi relatif muncul gambar bukan 0,48

Pertanyaan 14 ID: #1714

Sebuah dadu bersisi 6 dilempar.

Pernyataan: Peluang muncul bilangan prima adalah \( \frac{3}{6} = \frac{1}{2} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang muncul bilangan prima adalah 1/2

2. Peluang muncul bilangan prima bukan 1/2

Pertanyaan 15 ID: #1715

Dari sebuah kantong berisi 10 bola bernomor 1 sampai 10, diambil 1 bola.

Pernyataan: Peluang terambil bola bernomor genap adalah \( \frac{5}{10} = \frac{1}{2} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang terambil bola genap adalah 1/2

2. Peluang terambil bola genap bukan 1/2

Pertanyaan 16 ID: #1716

Sebuah spinner berbentuk lingkaran dibagi menjadi 4 daerah sama besar, diberi label A, B, C, D.

ABCD

Pernyataan: Peluang jarum berhenti pada C adalah \( \frac{1}{4} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang jarum berhenti di C adalah 1/4

2. Peluang jarum berhenti di C bukan 1/4

Pertanyaan 17 ID: #1717

Dalam sebuah kotak terdapat 4 bola merah, 3 bola biru, dan 3 bola hijau. Diambil 1 bola acak.

Pernyataan: Peluang terambil bola biru adalah \( \frac{3}{10} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang terambil bola biru adalah 3/10

2. Peluang terambil bola biru bukan 3/10

Pertanyaan 18 ID: #1718

Sebuah kelas terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Akan dipilih 1 orang secara acak.

Pernyataan: Peluang terpilih siswa perempuan adalah \( \frac{15}{35} = \frac{3}{7} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang terpilih siswa perempuan adalah 3/7

2. Peluang terpilih siswa perempuan bukan 3/7

Pertanyaan 19 ID: #1719

Sebuah percobaan pelemparan koin dilakukan 50 kali, hasilnya muncul angka sebanyak 28 kali.

Pernyataan: Frekuensi relatif muncul angka adalah 0,56. Tentukan benar atau salah.

1. Frekuensi relatif muncul angka adalah 0,56

2. Frekuensi relatif muncul angka bukan 0,56

Pertanyaan 20 ID: #1720

Dari 52 kartu remi diambil 1 kartu.

Pernyataan: Peluang mendapatkan kartu As adalah \( \frac{4}{52} = \frac{1}{13} \). Tentukan benar atau salah.

1. Peluang mendapat kartu As adalah 1/13

2. Peluang mendapat kartu As bukan 1/13