Menyimpan...
30:00
Soal 1/20
Matematika - Hubungan Antarsudut Pada Garis Dan Segitiga
BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 1 ID: #571

Pada gambar dua garis sejajar yang dipotong oleh garis transversal, jika besar sudut dalam berseberangan adalah 75°, maka besar sudut sehadapnya adalah ...

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 2 ID: #572

Dua sudut saling berpelurus (bersuplemen). Jika besar salah satu sudut adalah \(3x\) dan sudut lainnya adalah \(2x + 10°\), tentukan nilai \(x\).

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 3 ID: #573

Tiga buah sudut dalam sebuah segitiga adalah \(40°\), \(65°\), dan \(x\). Tentukan nilai \(x\).

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 4 ID: #574

Pada gambar di bawah, jika garis \(p\) sejajar dengan garis \(q\), dan \(∠A = 110°\), maka besar \(∠B\) adalah ...

pqAB
BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 5 ID: #575

Dua sudut saling berpenyiku (berkomplemen). Jika besar salah satu sudut adalah \(50°\), maka besar sudut lainnya adalah ...

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 6 ID: #576

Sebuah segitiga ABC memiliki sudut \(∠A = 2x\), \(∠B = 3x - 5°\), dan \(∠C = x + 35°\). Tentukan besar \(∠B\).

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 7 ID: #577

Jika dua garis berpotongan tegak lurus, maka besar sudut yang terbentuk adalah ...

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 8 ID: #578

Pada gambar di bawah, garis \(a\) sejajar dengan garis \(b\). Jika \(∠1 = 65°\), tentukan besar \(∠2\).

ab12
BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 9 ID: #579

Jumlah dua sudut adalah 135°. Jika salah satu sudut adalah empat kali sudut lainnya, tentukan besar sudut yang lebih kecil.

BACAAN / STIMULUS

Hubungan Antarsudut pada Garis dan Segitiga

Geometri adalah cabang matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang, dan ruang. Salah satu konsep dasarnya adalah hubungan antarsudut yang terbentuk ketika dua garis berpotongan atau ketika dua garis sejajar dipotong oleh garis transversal (garis lurus yang memotong dua atau lebih garis). Memahami hubungan ini sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah geometri.

g h t A1 A2 A3 A4 B1 B2 B3 B4 C D E α β γ

Dalam gambar di atas, terdapat berbagai macam hubungan sudut:

  • Sudut Sehadap: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B1).
  • Sudut Dalam Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A2 dan B4).
  • Sudut Luar Berseberangan: Memiliki besar yang sama (misalnya, A1 dan B3).
  • Sudut Dalam Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A2 + B1 = 180°).
  • Sudut Luar Sepihak: Jumlahnya 180° (misalnya, A1 + B2 = 180°).

Selain itu, jumlah sudut dalam segitiga selalu 180°. Pemahaman ini adalah dasar untuk menyelesaikan masalah yang melibatkan sudut, baik dalam konteks garis, segitiga, maupun poligon lainnya.

Pertanyaan 10 ID: #580

Pada sebuah segitiga siku-siku, salah satu sudut non-siku-siku adalah \(42°\). Tentukan besar sudut ketiga.

Pertanyaan 11 ID: #1611

Dua garis \(l\) dan \(m\) sejajar dipotong oleh garis transversal \(t\). Sudut yang terbentuk pada persilangan garis \(l\) dengan \(t\) adalah \(70^\circ\). Tentukan besar sudut sehadap yang terbentuk pada garis \(m\).

Pernyataan: Sudut sehadap pada garis \(m\) adalah \(70^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut sehadap pada garis m adalah 70°

2. Sudut sehadap pada garis m bukan 70°

Pertanyaan 12 ID: #1612

Pada segitiga \(ABC\), besar sudut \(A = 50^\circ\) dan sudut \(B = 60^\circ\). Tentukan besar sudut \(C\).

Pernyataan: Sudut \(C\) adalah \(70^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut C adalah 70°

2. Sudut C bukan 70°

Pertanyaan 13 ID: #1613

Sebuah jalan lurus digambarkan sejajar dengan tepi sawah. Jika papan reklame dipasang membentuk sudut \(65^\circ\) dengan jalan tersebut, tentukan besar sudut komplemennya.

Pernyataan: Sudut komplemen papan reklame adalah \(25^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut komplemen papan reklame adalah 25°

2. Sudut komplemen papan reklame bukan 25°

Pertanyaan 14 ID: #1614

Dua garis berpotongan membentuk sudut lancip sebesar \(40^\circ\). Tentukan besar sudut yang berhadapan (vertikal).

Pernyataan: Sudut vertikalnya adalah \(40^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut vertikalnya adalah 40°

2. Sudut vertikalnya bukan 40°

Pertanyaan 15 ID: #1615

Pada segitiga sama kaki \(ABC\) dengan \(AB = AC\), besar sudut \(A = 40^\circ\). Tentukan besar sudut \(B\) dan \(C\).

Pernyataan: Sudut \(B\) dan \(C\) masing-masing adalah \(70^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut B dan C masing-masing 70°

2. Sudut B dan C bukan 70°

Pertanyaan 16 ID: #1616

Dua garis sejajar dipotong transversal sehingga membentuk sudut dalam berseberangan \(120^\circ\). Tentukan besar sudut pasangannya.

Pernyataan: Sudut dalam berseberangan pasangannya adalah \(60^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut dalam berseberangan pasangannya adalah 60°

2. Sudut dalam berseberangan pasangannya bukan 60°

Pertanyaan 17 ID: #1617

Pada segitiga \(PQR\), sudut \(P = 90^\circ\) dan sudut \(Q = 45^\circ\). Tentukan besar sudut \(R\).

Pernyataan: Sudut \(R\) adalah \(45^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut R adalah 45°

2. Sudut R bukan 45°

Pertanyaan 18 ID: #1618

Sebuah segitiga memiliki sudut berturut-turut \(2x\), \(3x\), dan \(4x\). Tentukan besar sudut terkecil.

Pernyataan: Sudut terkecil adalah \(40^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut terkecil adalah 40°

2. Sudut terkecil bukan 40°

Pertanyaan 19 ID: #1619

Dua garis sejajar dipotong oleh transversal. Jika salah satu sudut luar adalah \(110^\circ\), tentukan besar sudut dalam berseberangan yang sesuai.

Pernyataan: Sudut dalam berseberangan adalah \(70^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut dalam berseberangan adalah 70°

2. Sudut dalam berseberangan bukan 70°

Pertanyaan 20 ID: #1620

Pada sebuah layang-layang, salah satu sudut lancipnya adalah \(65^\circ\). Tentukan besar sudut lancip lainnya.

Pernyataan: Sudut lancip lainnya juga \(65^\circ\). Tentukan benar atau salah.

1. Sudut lancip lainnya juga 65°

2. Sudut lancip lainnya bukan 65°