Aplikasi Deret Aritmetika dan Geometri
Deret adalah penjumlahan dari suku-suku pada suatu barisan. Terdapat dua jenis deret yang erat kaitannya dengan barisan, yaitu deret aritmetika dan deret geometri. Kedua jenis deret ini sangat berguna untuk menyelesaikan permasalahan yang melibatkan total atau jumlah dari suatu urutan angka yang berpola.
- Deret Aritmetika: Penjumlahan suku-suku pada barisan aritmetika. Rumus jumlah n suku pertama adalah \(S_n = \frac{n}{2}(a + U_n)\) atau \(S_n = \frac{n}{2}(2a + (n-1)b)\), di mana \(S_n\) adalah jumlah n suku pertama, \(a\) adalah suku pertama, \(b\) adalah beda, dan \(U_n\) adalah suku ke-n.
- Deret Geometri: Penjumlahan suku-suku pada barisan geometri. Rumus jumlah n suku pertama adalah \(S_n = \frac{a(r^n - 1)}{r - 1}\) untuk \(r > 1\) atau \(S_n = \frac{a(1 - r^n)}{1 - r}\) untuk \(r < 1\), di mana \(a\) adalah suku pertama dan \(r\) adalah rasio.
Konsep deret sering diaplikasikan dalam masalah nyata seperti menghitung total bunga majemuk, akumulasi tabungan, atau jumlah populasi setelah periode waktu tertentu. Sebagai contoh, jika Anda menabung Rp50.000,00 setiap bulan dengan kenaikan jumlah tabungan yang tetap, total uang yang Anda miliki di akhir tahun akan menjadi deret aritmetika. Sedangkan jika Anda menginvestasikan uang yang berlipat ganda setiap tahun, total nilai investasi Anda akan menjadi deret geometri.