Menyimpan...
30:00
Soal 1/20
Matematika - Perbandingan Senilai Dan Berbalik Nilai
BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 1 ID: #491

Sebuah mobil menghabiskan 4 liter bensin untuk menempuh jarak 80 km. Berapa jarak yang bisa ditempuh jika mobil tersebut menghabiskan 6 liter bensin?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 2 ID: #492

Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 8 orang dalam 20 hari. Jika pekerjaan tersebut dikerjakan oleh 10 orang, berapa hari waktu yang dibutuhkan?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 3 ID: #493

Harga 3 kg mangga adalah Rp15.000,00. Berapa harga 5 kg mangga?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 4 ID: #494

Sebuah bendera berukuran 60 cm × 90 cm. Jika ukurannya diperkecil dengan perbandingan 2 : 3, berapa ukuran bendera yang baru?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 5 ID: #495

Sebuah kolam renang diisi air melalui 3 keran dalam waktu 6 jam. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengisi kolam yang sama jika menggunakan 4 keran?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 6 ID: #496

Untuk mencetak 1000 lembar brosur, diperlukan 5 rim kertas. Berapa rim kertas yang dibutuhkan untuk mencetak 1200 lembar brosur?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 7 ID: #497

Sebuah proyek pembangunan diselesaikan oleh 50 pekerja dalam 12 hari. Jika pekerjaan ingin selesai dalam 10 hari, berapa banyak pekerja tambahan yang dibutuhkan?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 8 ID: #498

Jika x dan y berbanding terbalik dan ketika x = 20, y = 5. Berapakah nilai y jika x = 10?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 9 ID: #499

Sebuah resep kue membutuhkan 250 gram terigu untuk 10 porsi. Berapa gram terigu yang dibutuhkan untuk membuat 16 porsi kue?

BACAAN / STIMULUS

Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

Perbandingan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sangat aplikatif. Ada dua jenis perbandingan utama: perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting untuk menyelesaikan masalah praktis di berbagai bidang.

  • Perbandingan Senilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya juga meningkat dengan rasio yang sama. Contohnya, semakin banyak bahan bakar yang digunakan, semakin jauh jarak yang bisa ditempuh.
  • Perbandingan Berbalik Nilai: Ketika satu kuantitas meningkat, kuantitas lainnya menurun. Contohnya, semakin banyak pekerja yang mengerjakan suatu tugas, semakin sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.

Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 Contoh Perbandingan Senilai 1 buku = Rp5.000 2 buku = Rp10.000 1 pekerja = 10 hari 2 pekerja = 5 hari

Grafik di atas menggambarkan hubungan antara jumlah buku dan harga (senilai), serta jumlah pekerja dan waktu pengerjaan (berbalik nilai). Membedakan kedua jenis perbandingan ini adalah kunci untuk memilih metode yang tepat dalam memecahkan masalah matematika sehari-hari.

Pertanyaan 10 ID: #500

Jarak dari kota A ke kota B dapat ditempuh oleh motor dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam dalam waktu 3 jam. Berapa waktu yang dibutuhkan jika kecepatan rata-rata motor adalah 45 km/jam?

Pertanyaan 11 ID: #1531

Sebuah proyek pembangunan jalan direncanakan selesai dalam 24 hari oleh 15 pekerja. Setelah 4 hari berjalan, proyek dihentikan selama 4 hari karena hujan lebat. Jika kemampuan setiap pekerja dianggap sama, berapakah tambahan pekerja yang dibutuhkan agar proyek selesai tepat waktu?

Pernyataan: Tambahan pekerja yang dibutuhkan adalah 5 orang. Tentukan benar atau salah.

1. Tambahan pekerja yang dibutuhkan adalah 5 orang

2. Tambahan pekerja yang dibutuhkan bukan 5 orang

Pertanyaan 12 ID: #1532

Untuk mencetak 1000 lembar brosur, diperlukan 500 ml tinta. Seorang pengusaha ingin mencetak 2500 lembar brosur. Dia memiliki 1,5 liter tinta. Apakah jumlah tinta tersebut cukup untuk mencetak brosur yang diinginkan?

Pernyataan: Jumlah tinta yang dimiliki cukup. Tentukan benar atau salah.

1. Jumlah tinta yang dimiliki cukup

2. Jumlah tinta yang dimiliki tidak cukup

Pertanyaan 13 ID: #1533

Sebuah pabrik dapat memproduksi 1.200 unit barang dalam 6 hari dengan 10 mesin. Jika pabrik ingin memproduksi 3.000 unit barang dalam 10 hari, berapa banyak mesin yang dibutuhkan?

Pernyataan: Tambahan mesin yang dibutuhkan adalah 5 buah. Tentukan benar atau salah.

1. Tambahan mesin yang dibutuhkan adalah 5 buah

2. Tambahan mesin yang dibutuhkan bukan 5 buah

Pertanyaan 14 ID: #1534

Ani, Budi, dan Cici menerima bonus dengan perbandingan 2 : 3 : 5. Jika Cici menerima Rp 1.500.000, berapa total bonus yang diterima Ani dan Budi?

Pernyataan: Total bonus Ani dan Budi adalah Rp 900.000. Tentukan benar atau salah.

1. Total bonus Ani dan Budi adalah Rp 900.000

2. Total bonus Ani dan Budi bukan Rp 900.000

Pertanyaan 15 ID: #1535

Seorang koki membuat adonan kue. Untuk setiap 200 gram tepung terigu, ia membutuhkan 50 gram gula. Jika koki tersebut menggunakan 150 gram gula, berapa banyak tepung terigu yang dia butuhkan?

Pernyataan: Koki membutuhkan 600 gram tepung terigu. Tentukan benar atau salah.

1. Koki membutuhkan 600 gram tepung terigu

2. Koki tidak membutuhkan 600 gram tepung terigu

Pertanyaan 16 ID: #1536

Sebuah mobil melaju dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam untuk menempuh suatu jarak dalam 4 jam. Jika mobil tersebut ingin menempuh jarak yang sama dalam 3 jam, berapa kecepatan rata-rata yang harus ditempuh?

Pernyataan: Kecepatan yang dibutuhkan adalah 80 km/jam. Tentukan benar atau salah.

1. Kecepatan yang dibutuhkan adalah 80 km/jam

2. Kecepatan yang dibutuhkan bukan 80 km/jam

Pertanyaan 17 ID: #1537

Perhatikan gambar berikut yang menunjukkan perbandingan tinggi badan antara Ali, Budi, dan Citra.

AliBudiCitraPerbandingan Tinggi: Ali:Budi:Citra = 5:6:5,5

Jika tinggi Ali adalah 160 cm, apakah tinggi Citra adalah 176 cm?

Pernyataan: Tinggi Citra adalah 176 cm. Tentukan benar atau salah.

1. Tinggi Citra adalah 176 cm

2. Tinggi Citra adalah 170 cm

Pertanyaan 18 ID: #1538

Enam orang pekerja dapat menyelesaikan sebuah pekerjaan dalam 10 hari. Jika pekerjaan tersebut harus selesai dalam 8 hari, berapa banyak pekerja tambahan yang dibutuhkan?

Pernyataan: Diperlukan tambahan 2 orang pekerja. Tentukan benar atau salah.

1. Diperlukan tambahan 2 orang pekerja

2. Diperlukan tambahan 1.5 orang pekerja, jadi dibulatkan 2 orang

Pertanyaan 19 ID: #1539

Jarak antara dua kota pada peta adalah 8 cm. Skala peta tersebut adalah 1 : 1.250.000. Jika kecepatan rata-rata sebuah bus adalah 50 km/jam, berapa waktu yang dibutuhkan bus untuk menempuh jarak sebenarnya?

Pernyataan: Waktu yang dibutuhkan adalah 2 jam. Tentukan benar atau salah.

1. Waktu yang dibutuhkan adalah 2 jam

2. Waktu yang dibutuhkan bukan 2 jam

Pertanyaan 20 ID: #1540

Untuk membuat 10 porsi es krim, diperlukan 200 gram gula dan 1 liter susu. Jika bahan yang tersedia adalah 500 gram gula dan 3 liter susu, berapa porsi es krim terbanyak yang dapat dibuat?

Pernyataan: Jumlah porsi es krim terbanyak yang dapat dibuat adalah 25 porsi. Tentukan benar atau salah.

1. Jumlah porsi es krim terbanyak yang dapat dibuat adalah 25 porsi

2. Jumlah porsi es krim terbanyak yang dapat dibuat bukan 25 porsi