Menyimpan...
30:00
Soal 1/20
Matematika - Optimalisasi Aritmetika Manajemen Operasi Bilangan Cacah Dalam Sistem Inventaris
BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 1 ID: #241

Hasil dari 235 + 128 adalah…

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 2 ID: #242

Rina memiliki 450 kelereng. Ia memberikan 175 kelereng kepada temannya. Berapa sisa kelereng Rina?

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 3 ID: #243

Hasil dari 15 × 12 adalah…

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 4 ID: #244

Jika 120 dibagi 10, maka hasilnya adalah…

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 5 ID: #245

Ani membeli 3 kotak pensil. Setiap kotak berisi 12 pensil. Berapa jumlah seluruh pensil Ani?

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 6 ID: #246

Hasil dari 600 - 275 adalah…

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 7 ID: #247

Sebuah buku berisi 90 halaman. Jika Dina membaca 15 halaman setiap hari, berapa hari yang dibutuhkan untuk membaca habis buku tersebut?

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 8 ID: #248

Pak Budi memiliki 8 karung beras. Setiap karung berisi 25 kg. Berapa total berat beras yang dimiliki Pak Budi?

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 9 ID: #249

Jumlah dari 340, 125, dan 210 adalah…

BACAAN / STIMULUS

Optimalisasi Aritmetika: Manajemen Operasi Bilangan Cacah dalam Sistem Inventaris

Dalam dinamika operasional sehari-hari, penguasaan terhadap aritmetika dasar merupakan instrumen krusial bagi efisiensi manajemen. Proses penjumlahan dan pengurangan menjadi fondasi dalam audit inventaris; misalnya, ketika sebuah entitas bisnis melakukan penambahan stok sebanyak 128 unit ke dalam basis data yang telah memiliki 235 unit, atau saat melakukan deduksi stok kelereng dari total 450 unit setelah didistribusikan sebanyak 175 unit.

Lebih lanjut, konsep perkalian dan pembagian berperan penting dalam menghitung skalabilitas dan distribusi beban kerja. Implementasi perkalian seperti $15 \times 12$ membantu dalam menentukan kapasitas total logistik, sebagaimana Pak Budi menghitung total beban 8 karung beras dengan massa masing-masing 25 kg. Di sisi lain, pembagian digunakan untuk menentukan estimasi durasi penyelesaian tugas, seperti memproyeksikan waktu yang dibutuhkan Dina untuk menyelesaikan literatur setebal 90 halaman dengan ritme pembacaan 15 halaman per hari.

Melalui pemahaman bilangan cacah yang komprehensif, siswa dilatih untuk melakukan kalkulasi cepat tanpa mengesampingkan akurasi. Kemampuan ini tidak hanya relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan kumulatif (340, 125, dan 210), tetapi juga dalam simplifikasi distribusi aset (seperti operasi $48 \div 6$) untuk mencapai hasil yang presisi dan akuntabel.

Pertanyaan 10 ID: #250

Hasil dari 48 ÷ 6 adalah…

Pertanyaan 11 ID: #1281

Seorang pedagang memiliki 500 buah jeruk. Hari pertama ia menjual 125 buah, dan hari kedua menjual 150 buah. Setelah itu, ia membeli lagi 100 buah jeruk. Pernyataan: Total jeruk yang dimiliki pedagang sekarang adalah 325 buah. Tentukan benar atau salah.

1. Total jeruk yang dimiliki pedagang sekarang adalah 325 buah.

2. Total jeruk yang dimiliki pedagang sekarang adalah 225 buah.

3. Total jeruk yang dimiliki pedagang sekarang adalah 300 buah.

Pertanyaan 12 ID: #1282

Ayah memiliki 12 kotak pensil, dengan setiap kotak berisi 24 pensil. Semua pensil tersebut akan dibagikan kepada 6 anak secara merata. Pernyataan: Setiap anak akan mendapatkan 48 pensil. Tentukan benar atau salah.

1. Setiap anak akan mendapatkan 48 pensil.

2. Setiap anak akan mendapatkan 24 pensil.

3. Setiap anak akan mendapatkan 36 pensil.

Pertanyaan 13 ID: #1283

Ibu membeli 5 kg beras seharga Rp 10.000,00 per kg. Ia membayar dengan uang Rp 100.000,00. Pernyataan: Uang kembalian yang diterima ibu adalah Rp 50.000,00. Tentukan benar atau salah.

1. Uang kembalian yang diterima ibu adalah Rp 50.000,00.

2. Uang kembalian yang diterima ibu adalah Rp 40.000,00.

3. Uang kembalian yang diterima ibu adalah Rp 60.000,00.

Pertanyaan 14 ID: #1284

Sebanyak 150 buku cerita akan disimpan dalam rak. Jika setiap rak dapat menampung 30 buku, pernyataan: Diperlukan 5 rak buku. Tentukan benar atau salah.

1. Diperlukan 5 rak buku.

2. Diperlukan 6 rak buku.

3. Diperlukan 4 rak buku.

Pertanyaan 15 ID: #1285

Seorang peternak memiliki 240 ekor ayam. Ia membeli lagi 60 ekor ayam, kemudian 20 ekor ayamnya mati. Jika sisanya dijual kepada 10 pelanggan, pernyataan: Setiap pelanggan membeli 28 ekor ayam. Tentukan benar atau salah.

1. Setiap pelanggan membeli 28 ekor ayam.

2. Setiap pelanggan membeli 26 ekor ayam.

3. Setiap pelanggan membeli 30 ekor ayam.

Pertanyaan 16 ID: #1286

Pada sebuah perlombaan, regu A memperoleh skor 120. Mereka mendapat tambahan 20 poin dan 15 poin penalti (pengurangan). Pernyataan: Skor akhir regu A adalah 125. Tentukan benar atau salah.

1. Skor akhir regu A adalah 125.

2. Skor akhir regu A adalah 135.

3. Skor akhir regu A adalah 115.

Pertanyaan 17 ID: #1287

Sebuah toko memiliki 360 botol minuman yang dikemas ke dalam 12 kardus sama banyak. Jika 2 kardus dari minuman itu terjual, pernyataan: Sisa minuman adalah 300 botol. Tentukan benar atau salah.

1. Sisa minuman adalah 300 botol.

2. Sisa minuman adalah 280 botol.

3. Sisa minuman adalah 240 botol.

Pertanyaan 18 ID: #1288

Dina memiliki 84 kelereng. Dia membagikannya kepada 3 temannya, masing-masing menerima 20 kelereng. Pernyataan: Kelereng yang tersisa pada Dina adalah 24. Tentukan benar atau salah.

1. Kelereng yang tersisa pada Dina adalah 24.

2. Kelereng yang tersisa pada Dina adalah 64.

3. Kelereng yang tersisa pada Dina adalah 34.

Pertanyaan 19 ID: #1289

Paman memiliki 150 telur dan menjual 45 telur. Bibi memiliki 120 telur dan membeli 20 telur lagi. Pernyataan: Jumlah telur Paman dan Bibi sekarang sama. Tentukan benar atau salah.

1. Jumlah telur Paman dan Bibi sekarang sama.

2. Jumlah telur Paman lebih banyak dari Bibi.

3. Jumlah telur Bibi lebih banyak dari Paman.

Pertanyaan 20 ID: #1290

Sebuah pabrik memiliki stok 1.200 boneka. Setiap hari, pabrik tersebut memproduksi 150 boneka dan menjual 100 boneka. Pernyataan: Setelah 10 hari, jumlah boneka di pabrik adalah 1.650. Tentukan benar atau salah.

1. Setelah 10 hari, jumlah boneka di pabrik adalah 1.650.

2. Setelah 10 hari, jumlah boneka di pabrik adalah 1.700.

3. Setelah 10 hari, jumlah boneka di pabrik adalah 1.250.