Menyimpan...
30:00
Soal 1/30
Bahasa Indonesia - Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional
BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 1 ID: #111

Apa latar tempat utama dalam cerita tersebut?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 2 ID: #112

Siapa tokoh utama dalam cerita?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 3 ID: #113

Apa pekerjaan tokoh utama?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 4 ID: #114

Objek apa yang sering digunakan oleh tokoh utama dalam pekerjaannya?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 5 ID: #115

Apa alasan mahasiswa datang ke desa?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 6 ID: #116

Bagaimana suasana pagi hari yang digambarkan dalam teks?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 7 ID: #117

Apa latar waktu dari cerita tersebut?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 8 ID: #118

Objek apa yang menjadi pusat aktivitas ekonomi tokoh utama?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 9 ID: #119

Bagaimana karakter Pak Darma dalam menyambut mahasiswa?

BACAAN / STIMULUS

Rekonstruksi Objek dan Latar dalam Narasi Kearifan Lokal Agraris

Semburat sinar matahari pagi mulai menembus sela-sela rimbun dedaunan, menciptakan pantulan estetik pada butiran embun yang masih bersemayam di ujung rumput. Suasana pedesaan yang damai dan alami diperkuat oleh kicauan burung yang saling bersahutan, seolah merayakan fajar yang baru. Di kejauhan, berdiri sebuah hunian panggung kayu yang bersahaja namun artistik, terletak tepat di tengah sawah desa yang menghijau. Bangunan tersebut merupakan kediaman Pak Darma, seorang petani dedikatif yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di lingkungan agraris ini.

Rutinitas harian Pak Darma dimulai dengan melangkah mantap menuju sawah, memanggul sebuah cangkul di pundaknya sebagai objek utama penyokong pekerjaannya. Bagi beliau, hamparan lahan hijau ini bukan sekadar pemandangan, melainkan episentrum aktivitas ekonomi di mana ia menanam, memupuk, hingga memanen padi yang menjadi tumpuan utama sumber penghidupan keluarganya.

Suatu ketika, desa tersebut dikunjungi oleh delegasi akademisi yang terdiri dari kelompok mahasiswa perkotaan untuk melakukan penelitian pertanian tradisional. Mereka sangat tertarik mengeksplorasi bagaimana kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam tetap bertahan di tengah arus modernisasi. Dengan karakter yang antusias dan terbuka, Pak Darma menyambut mereka dan berbagi wawasan mengenai korelasi perubahan musim terhadap fluktuasi hasil panen, serta tantangan regenerasi di mana generasi muda mulai beralih ke sektor industri di kota.

Interaksi dialektis antara Pak Darma dan para mahasiswa menciptakan simbiosis pengetahuan yang unik. Para mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam mengenai nilai kearifan lokal dan kerja keras, sementara Pak Darma mulai mengenal potensi integrasi teknologi dalam sistem pertaniannya. Melalui narasi ini, kita dapat membedah bagaimana sebuah teks mampu merekonstruksi latar tempat, latar waktu, hingga objek-objek fungsional yang membentuk integritas cerita fiksi secara utuh.

Pertanyaan 10 ID: #120

Apa yang dipelajari mahasiswa dari interaksi mereka dengan Pak Darma?

Pertanyaan 11 ID: #1141

Bacalah teks berikut:

"Di pagi hari yang cerah, Andi berjalan di taman kota yang rindang. Ia melihat burung-burung berkicau dan bunga-bunga mekar di sepanjang jalan setapak."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut berdasarkan objek dan latar dalam teks.

1. Taman kota adalah latar dalam teks.

2. Burung-burung dan bunga adalah objek yang terlihat.

3. Andi berada di dalam gedung saat cerita berlangsung.

Pertanyaan 12 ID: #1142

Bacalah teks berikut:

"Saat badai melanda desa nelayan, para penduduk bergegas menutup jendela rumah kayu mereka. Hujan deras mengguyur dan ombak besar menghantam pantai."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Badai dan hujan deras merupakan latar cuaca dalam teks.

2. Rumah kayu merupakan objek latar tempat tinggal penduduk.

3. Penduduk sedang berlibur di pantai saat badai.

Pertanyaan 13 ID: #1143

Bacalah teks berikut:

"Di laboratorium kimia, siswa mengenakan jas lab putih dan kacamata pelindung. Meja dipenuhi tabung reaksi dan peralatan percobaan."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Laboratorium kimia adalah latar teks.

2. Tabung reaksi dan peralatan percobaan merupakan objek.

3. Siswa sedang bermain di lapangan.

Pertanyaan 14 ID: #1144

Bacalah teks berikut:

"Di hutan tropis, monyet-monyet melompat dari dahan ke dahan. Cahaya matahari menembus celah daun, menciptakan bayangan yang indah di tanah."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Hutan tropis adalah latar cerita.

2. Monyet-monyet melompat adalah objek.

3. Cerita berlangsung di kota metropolitan.

Pertanyaan 15 ID: #1145

Bacalah teks berikut:

"Di stadion sepak bola, penonton bersorak saat tim kesayangan mereka mencetak gol. Lampu stadion menyinari lapangan hijau yang luas."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Stadion sepak bola adalah latar teks.

2. Lampu stadion dan lapangan hijau termasuk objek latar.

3. Penonton sedang berada di perpustakaan.

Pertanyaan 16 ID: #1146

Bacalah teks berikut:

"Di perpustakaan sekolah yang sunyi, Rina membaca buku di pojok ruangan. Rak-rak penuh dengan buku-buku tebal dan jendela besar menampilkan pemandangan halaman sekolah."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Perpustakaan sekolah adalah latar teks.

2. Rak-rak buku dan jendela merupakan objek dalam teks.

3. Rina sedang berada di pasar tradisional.

Pertanyaan 17 ID: #1147

Bacalah teks berikut:

"Di pasar tradisional, pedagang menjajakan sayur, buah, dan rempah-rempah. Aroma ikan segar dan roti bakar memenuhi udara."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Pasar tradisional adalah latar cerita.

2. Sayur, buah, rempah-rempah adalah objek.

3. Cerita berlangsung di studio komputer.

Pertanyaan 18 ID: #1148

Bacalah teks berikut:

"Di laboratorium komputer, layar monitor menampilkan grafik, sedangkan mouse dan keyboard digunakan siswa untuk mengetik program."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Laboratorium komputer adalah latar teks.

2. Monitor, mouse, keyboard termasuk objek.

3. Siswa sedang berkebun di taman.

Pertanyaan 19 ID: #1149

Bacalah teks berikut:

"Di pantai berpasir putih, anak-anak bermain layang-layang. Ombak laut bergulung lembut, dan perahu nelayan berlabuh di kejauhan."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Pantai berpasir putih adalah latar cerita.

2. Anak-anak dan layang-layang adalah objek.

3. Cerita berlangsung di studio seni.

Pertanyaan 20 ID: #1150

Bacalah teks berikut:

"Di studio seni, lukisan-lukisan berwarna cerah terpajang di dinding. Cat dan kuas berserakan di meja kerja para seniman."


Pertanyaan:
Tentukan benar atau salah pernyataan berikut.

1. Studio seni adalah latar teks.

2. Lukisan, cat, kuas termasuk objek.

3. Cerita berlangsung di laboratorium kimia.

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 21 ID: #1811

Berdasarkan kosakata yang digunakan, objek apa saja yang ada di dalam stasiun luar angkasa?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 22 ID: #1812

Dari deskripsi dalam teks, latar tempat di dalam ISS dapat diidentifikasi dengan adanya kata-kata berikut, kecuali:

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 23 ID: #1813

Berdasarkan teks, objek apa saja yang dapat dilihat dari jendela ISS?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 24 ID: #1814

Kata-kata apa saja yang menunjukkan bahwa latar tempat dalam teks adalah di ruang angkasa?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 25 ID: #1815

Latar kegiatan olahraga para astronot dapat diketahui dari kosakata berikut:

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 26 ID: #1816

Berdasarkan teks, objek apa saja yang berada di luar ISS?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 27 ID: #1817

Bagaimana kosakata **gravitasi** dan **mengambang** membantu mengidentifikasi latar ISS?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 28 ID: #1818

Tindakan apa yang dilakukan astronot yang sesuai dengan latar di ruang angkasa?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 29 ID: #1819

Kosakata apa yang paling relevan untuk menggambarkan latar dan suasana di luar ISS?

BACAAN / STIMULUS

Mengenal Stasiun Luar Angkasa Internasional

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) adalah laboratorium ilmiah yang mengorbit Bumi. ISS **mengambang** di ketinggian sekitar 400 kilometer di atas permukaan laut. Di dalam stasiun ini, **gravitasi** terasa sangat minim, sehingga para **astronot** melayang-layang saat bergerak. Bagian dalam stasiun dipenuhi dengan berbagai **panel kontrol**, **kabel**, dan **peralatan ilmiah** yang kompleks. Latar belakang yang terlihat dari **jendela** stasiun adalah pemandangan luar angkasa yang gelap pekat dengan taburan bintang yang tak terhitung jumlahnya. Di kejauhan, **planet Bumi** terlihat begitu menakjubkan dengan lapisan atmosfernya yang biru tipis.

Kegiatan sehari-hari di ISS sangat berbeda dengan di Bumi. Untuk makan, para **astronot** harus memastikan makanan dan minuman mereka **terikat** agar tidak berhamburan. Olahraga juga dilakukan dengan bantuan **treadmill** dan **sepeda statis** yang dirancang khusus untuk kondisi nol gravitasi. Di luar stasiun, terdapat **panel surya** yang besar dan panjang, membentang seperti sayap raksasa, menangkap energi matahari untuk seluruh operasional stasiun. Para **astronot** yang sedang bertugas di luar stasiun, atau **spacewalk**, mengenakan **pakaian ruang angkasa** yang tebal dan dilengkapi dengan tabung oksigen.

Pertanyaan 30 ID: #1820

Berdasarkan teks, objek apa yang digunakan untuk operasional ISS dan kegiatan di luar stasiun?